Bale Ayu Resto Gurame Pertama di Jogja

nama menu
Gurame Goreng Terbang

Bale Ayu, denger namanya pasti langsung teringat olahan ikan guramenya yang khas. Restaurant yang pertama kali buka di Jalan Imogiri tersebut hingga kini masih mempertahankan menu utamanya ikan gurame dengan berbagai macam varian olahan. Ada 22 macam olahan ikan gurame yang tersedia.

Resto yang berdiri 6 tahun yang lalu tepatnya tanggal 6 Januari 2009 tersebut kini mulai berbenah dan siap menyambut era globalisasi. Ditahun 2011 Bale ayu menggandeng investor dan membuka cabang di Jl. Ipda Tut Harsono 58 Timoho, Yogyakarta, mendapat sambutan yang cukup hangat dari pecinta kuliner membuat restaurant ini tidak pernah sepi. Kemudian akhir 2013 membuka cabang ketiga di Cirendeu Tangerang.

Restaurant ikan dengan tagline “CITARASA MASAKAN GURAME” ini sedang gencar melakukan terobosan-terobosan baru dengan menelurkan anak didiknya bernama Bale Bebakaran yang membidik anak muda sebagai pangsa pasarnya. Selain restauant yang berlokasi di Jl. Afandi Gg. Guru No 12 Gejayan Yogyakarta, telah buka juga buka outlet di Senen Jakarta Pusat, dengan menu hampir sama hanya saja size ikan lebih kecil dan harga lebih terjangkau mengingat pasar yang disampir adalah mahasiswa.

Awalnya restaurant ini dikelola dengan cara tradisional. Karena visi mereka ingin menjadi restaurant yang terdepan dalam olahan ikan khususnya gurame. Namun seiring pertumbuhan dan persaingan dunia presto yang semakin ketat, perombakan besar-besaran mulai dilakukan. Dibuatlah management yang berpusat di Giwangan. Kegiatan rapat mulai rutin dilakukan seperti sebulan sekali ada general meeting di masing-masing restaurant untuk membahas kendala-kendala yang dihadapi, sebelum meeting dilakukan senam pagi atau jalan sehat, ada briefing saat opening dan closing restaurant, serta pengajian bulanan untuk seluruh karyawan dan management Bale Ayu group. Bahkan sekarang setiap hari jum’at dari jam 11.30-13.00 wib tutup untuk memberikan kesempatan bagi karyawan muslim laki-laki melaksanakan ibadah shalat Jum’at.

Biasanya restaurant menerapkan larangan membawa makanan dari luar kepada pengunjung yang datang namun di Bale Ayu justru sebaliknya selama yang dibawa bukanlah menu yang dijual di restaurant tersebut, hingga ada seorang pengunjung yang berkomentar bahwa “Bale Ayu adalah restaurant yang manusiawi”. Di restaurant ini terdapat fasilitas, mushola, tempat parkir yang luas, ruangan yang mampu menampung sampai 350 orang dan fasilitas lainnya.

Namun, taukah anda bahwa sampai saat ini Bale Ayu selalu mempertahankan ukuran ikan yang sama? Dari 1 ton ikan yang ditawarkan supplier hanya 1/3 saja yang dapat digunakan oleh Bale Ayu, karena Bale Ayu berusaha selalu konsisten agar pelanggan tidak kecewa.

Setiap hari senin malam di Bale Ayu Restaurant mengadakan program wedangan yang menyediakan menu-menu ala angkringan, free bagi para pelanggan meskipun tidak melakukan transaksi untuk Bale Ayu hal ini merupakan bentuk terimakasih kepada para pelanggan dan berharap Bale Ayu menjadi rumah kedua bagi para pelanggan. Ada juga program free baby gurami setiap hari jum’at, semacam mini trip yang ditujukan untuk anak-anak TK dan Playgroup dengan judul Edukasi Nutrisi, anak-anak akan dibawa berjalan-jalan melihat ikan yang dikarantina sebelum dimasak, kemudian menuju dapur Bale Ayu untuk menyaksikan chef mengolah ikan dan bermain beberapa game seru. Saat pulang masing-masing anak membawa baby gurami yang masih hidup serta mendapat lunch box. Harapan management Bale Ayu sejak kecil anak-anak mencintai dan menyukai ikan karena disela-sela minitrip tersebut disisipkan materi edukasi untuk merawat ikan, melestarikan serta nilai gizi yang terkandung dalam ikan.

Bagi management Bale Ayu yang baru karyawan adalah partner bukan bawahan. Jadi dengan sepenuh hati mereka akan bekerjasama untuk memajukan restaurant tersebut. Kini terdapat 300 orang karyawan yang mencari nafkah di restaurant ini. Menurut Pak Yudi General Manager dari Bale Ayu Group, bisnis pondasinya adalah kejujuran. Oleh karenanya, management Bale Ayu selalu terbuka dengan mitra dan karyawan, bahkan karyawan dapat melihat omzet rumah makan agar mereka bisa menghitung sendiri bonus bulanan yang akan mereka dapat. Hal ini dapat memotivasi karyawan agar bekerja lebih giat serta tidak setengah-setengah dalam melayani tamu.

Laki-laki yang dahulunya berprofesi sebagai MC ini berpendapat bahwa bisnis adalah kepercayaan. Ketika bermitra dengan investor kepercayaan mutlak harus dimiliki dan dijaga. Agar tidak ada kecurangan yang timbul. Selain itu jeli melihat peluang juga harus diperhitungkan dalam membangun sebuah bisnis, karena tidak semua orang mampu memanfaatkan peluang yang ada. Kerja keras merupakan sebuah kunci kesuksesan, tidak ada sesuatu yang didapatkan secara cuma-cuma. Hoki itu menurutnya tidak ada, dan yang terpenting adalah pengalaman. Menurutnya pula pendidikan penting meskipun itu bukan faktor utama, karena terkadang pendidikan formal terlalu membatasi, sehingga action tidak kunjung dilakukan. Padahal bisnis itu sikap mental jadi tidak perlu terlalu banyak batasan karena itu membuat bisnis yang dirancang tidak kunjung jalan dan berkembang.

Bisnis kuliner sangat unik karena bertemu dengan banyak orang, memahami karakter orang lain tidak bisa dipandang seperti apple to apple. Pengalaman yang didapat sungguh luar biasa karena semakin sering berhubungan dengan banyak orang tentu saja relasi akan semakin bertambah dan itu menjadi salah satu faktor turunnya rezeki.

Pengagum Aa Gym ini mengakui bahwa bisnis yang berlandaskan dari agama memang menjadi favoritnya. Harapannya lebih banyak lagi lahir pebisnis kuliner muslim yang handal. Mimpinya adalah membuat Bale Ayu management menjadi sebuah perusahaan Perseroan Terbatas, serta mampu di franchisekan dengan sistem yang kuat. Pada akhirnya Bale Ayu akan menjadi restaurant nasional yang bersistem, berkarakter serta menjadi yang terdepan dalam hal olahan ikan gurame.

Bagaimana dengan bisnis anda? Sudah bermimpi menjadi perusahaan bertaraf nasional atau bahkan internasionalkah?

1 thought on “Bale Ayu Resto Gurame Pertama di Jogja

  1. pr Setiadi Reply

    This is a comment sample.
    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Phasellus odio odio, lacinia et semper eu, placerat non urna. In hac habitasse platea dictumst. Sed tortor ipsum, faucibus ut suscipit nec, faucibus id metus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *